Genesis 5 -Keturunan perempuan

Dalam bagian ini kembali diceritakan silsilah Adam. Banyak yang berpikir bagian awalnya sangat tidak perlu. Mengapa Adam diulang lagi ditulis sebagai gambar dan rupa Allah? Bukankah terakhir kita memang sedang membaca bahwa Adam mendapatkan Set sebagai ganti Habel? Mengapa ini diulang lagi?

Saya sendiri memang melihat redaksinya berbeda maksud saat penulisan. Yang dibagian sebelumnya difokuskan untuk menceritakan bagaimana perkembangan keturunan Kain yang melambangkank keturunan ular. Disini kita memulai sesuatu yang baru yang menggambarkan keturunan si perempuan.

Jadi, penyinggungan sebentar pada keturunan perempuan di pasal sebelumnya seperti sneak peak dari apa yang akan diceritakan setelahnya. Maka dari itu, cerita bagian keturunan si perempuan ini haruslah diceritakan secara lengkap sebab iin memulai suatu babak baru dimana fokusnya sekarang adalah si keturunan perempuan ini.

Dari sekian banyaknya manusia yang dilahirkan saat itu, kita melihat jelas penarikkan garis yang cukup sempit kepada Nuh. Ini gaya penulisan biasa di Alkitab yang menandakan memang fokus ceritanya haruslah dialihkan ke bagian ini.

Dan sangat indah sekali juga untuk diketahui bahwa dalam garis keturunan Nuh ini ada orang yang bernama Henokh yang dicatat diangkat ke surga sebab ia berjalan bersama Tuhan. Mengapa ini penting? Sebab artinya kita melihat bahwa Firman Tuhan itu cukup dijaga dengan baik dalam keluarga keturunan perempuan ini. Ribuan tahun berlalu dan Firman Tuhan tetap terjaga dan tidak berubah. Tidak ada catatan buku, namun mereka menyimpannya dengan baik.

Apa buktinya? Bahwa sampai ke keturunan sebelum Nuh, mereka masih merenungkan eefek dosa di Eden, yakni kesusahan saat bekerja mencari makan dari tanah. Keluarga yang baik adalah keluarga yang merenungkan Firman Tuhan dan mengaplikasikannya. Keluarga ini mengerti maksud Tuhan dan mereka menantikan satu orang anak yang akan memberikan kelepasan buat mereka.

Apakah ayah Nuh menganggap Nuh adalah anak tersebut? Saya rasa iya dan tidak. Sebagai orang yang menantikan keturunan istimewa tersebut, tentu mereka akan selalu berharap bahwa setiap anak yang lahir adalah anak tersebut. Penantian mereka ini yang membuat ayah Nuh berkata bahwa Nuh akan memberikan “istirahat” dalam keluarga mereka.

Ini adalah persiapan ke cerita selanjutnya bahwa memang Nuh diberikan anugerah Tuhan untuk menyelamatkan dunia lewat bahtera. Tapi yang penting disini adalah kontras perenungan yang dilakukan ayah Nuh dan perenungan Lamek di keturunan ular di pasal sebelumnya.

Lamek merenungkan kehebatan seorang Kain dan terucap dalam perkataannya yang merendahkan Tuhan. Namun ayah Nuh merenungkan perkataan Tuhan yang menjanjikan keturunan. Sangat kontras kan pergumulan kedua keluarga yang jauh berbeda ini?

bersambung

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s