Genesis 27 — Keluarga ini cukup ruwet juga

lukisan Gerrit Willemsz Horst

Sangat menarik mengomentari bagian ini dari perspektif keluarga. Kita tentunya sering mendengar bagian ini dikupas dari perspektif garis kerajaan Tuhan yang mengisahkan bahwa garis keturunan tersebut memang sudah ditetapkan untuk Yakub sejak kelahirannya. Namun, ntah karena Ishak sekedar lupa dan mengikuti tradisi, atau memang dia tidak tahu, maka sepertinya keturunan ini akan diberikan kepada Esau. Namun Ribka bertindak dan akhirnya Yakublah yang tetap mendapatkan garis keturunan itu lewat peristiwa pembohongan yang terkenal ini.

Dalam membaca kali ini, saya tertarik mengaitkan bagian kecil terakhir Kejadian 26 yang menceritakan Esau yang mengambil dua istri dari orang Het (penduduk lokal).

  1. Sikap Esau ini sangat berbeda dengan sikap Abraham yang tidak mau mengambil istri untuk Ishak dari orang sekitar.
  2. Mungkin Ishak tidak pernah mengajar ini kepada anak-anaknya.
  3. Mungkin memang sifat Esau yang petualang, jadi membuat dia seperti orang yang tidak bisa diatur sekalipun Ishak dan Ribka pernah mengajarnya.
  4. Memang dalam bagian Kejadian 28 awal dibilang bahwa Esau seakan baru mendengar prinsip keluarga tentang menikah ini sehingga dia barulah mengambil istri dari orang Ismael.
  5. Tapi menurut saya seharusnya dari peristiwa ini saja, Ishak seharusnya mengurungkan niatan dia hendak memberkati Esau.
  6. Jadi fakta bahwa Ishak tetap berencana memberkati Esau sangat mendorong kita melihat Ishak sebagai sosok pemimpin yang tidak bertanggung jawab. Setidaknya tidak bertanggung jawab pada urusan berkat Tuhan kepada Abraham.

Setelah itu, fokus kepada Ishaknya sendiri, saya melihat Ishak ini (sekali lagi) hidupnya kurang bergumul dengan hebat seperti ayahnya yang lalu. Saya bingung mengaitkan bagian ini dengan pemaparan bahwa Ishak sangatlah penurut (terutama dalam kisah pengurbanan Abraham) dan menjadi tipologi Kristus yang akan menjadi korban sesungguhnya nanti. Tapi mungkin memang orang bisa berubah seiring usia berjalan, ada yang semakin teruji mantap rohaninya, ada yang biasa saja dan malah menurun.

  1. Kisah Ishak dicatat sedikit sekali dibanding kisah Abraham dan Yakub yang penuh dengan kisah-kisah menarik.
    1. Kisah Ishak yang terdahulu dicatat itu serupa dengan yang dialami Abraham (dan jatuh ke dosa yang sama juga) dan level pergumulannya lebih mudah,
    2. dicatat sangat diberkati Tuhan sehingga berpenghasilan luar biasa saat bercocok tanam,
    3. Mempunyai istri cantik yang sempat mandul, namun akhirnya mengandung setelah ia berdoa (sekali saja dicatatnya). Jadi bandingkan pergumulan Abraham yang menunggu sekian lama untuk mendapatkan anak (Ishak ini)
  2. Namun, okelah kita harus mengakui juga bahwa tidak mudah hidup sebagai Ishak
    1. Diusir berkali-kali setelah sumur yang digalinya berhasil keluar air
    2. Hidup dibawah  bayang-bayang seorang ayah yang besar bak raja yaitu Abraham sendiri
    3. Setiap pergumulan yang dialami Ishak di atas itu tentu sangat berat juga dan kita belum tentu akan perform lebih baik dari dia
  3. Ishak ceroboh dalam mendidik anak
    1. Anak kesayangan Ishak itu Esau, dan karena kesayangan ini makanya ia hendak memberikan berkat Tuhan kepada Esau
    2. Tentunya ini kesalahan besar mengingat Esau sendiri sangat ceroboh juga memilih istri yakni dari orang Kanaan.
  4. Ishak tidak mendengar/ lupa akan firman Tuhan sendiri
    1. Yakub lah yang dinubuatkan akan memimpin, namun ntah Ishak lupa atau tidak dengar, makanya dia berkehendak memberkati Esau
  5. Ishak akhirnya memberkati Yakub
    1. Bagian ini mungkin membuat kita berpikir apakah Ishak segitu bodohnya tertipu oleh tipuan “murahan” seperti ini
    2. Saya sempat berpikir bahwa Ishak mungkin samar-samar teringat dengan nubuatan Tuhan tentang Yakub sehingga ia akhirnya memutuskan memberkati Yakub dalam kebingungannya
    3. Bagian ini saya liat dari bentuk berkat yang diberikan Ishak kepada Yakub —> Ishak masih ragu dengan bau Yakub namun akhirnya memberkati juga
  6. Ishak tidak marah kepada Yakub walau “salah” memberkati
    1. Kita membaca akhirnya Esau yang asli pun datang dan merengek memohon meminta berkat. Ishak tidak sedikitpun geram kepada Yakub dan malahan seperti orang bingung sikapnya
    2. Saya membaca ini sebagai bentuk perenungan Ishak yang akhirnya mengakui bahwa Yakublah orangnya
    3. Akhirnya Esau pun diberikan “berkat” yang bentuknya adalah kurang lebih “engkau harus berusaha keras maka engkau akan terberkati” — bagian ini umum sekali
  7. Ishak mengirim Yakub ke padan aram atas usulan Ribka mengenai pasangan
    1. Ini politik keluarga oleh Ribka supaya anaknya ini tidak saling membunuh
    2. Tapi justru inilah yang sebenarnya menjadi prinsip yang harus dijalankan

Dari perspektif Ribka, rasanya hanya ia yang masih ingat nubuatan Tuhan

  1. Yakub sangatlah ia sayang. Mungkin karena ia mengingat nubuatan Tuhan ini.
  2. Yakub tentunya mengingat ajaran ibunya tentang hak kesulungan dan berkat Tuhan
  3. Ia yang berinisiatif mengelabui suaminya sendiri. Memang bisa dibaca demi menyelamatkan suaminya sendiri dari kesalahan, namun tetap hal ini adalah salah.
  4. Seperti yang dikotbahkan oleh Pdt. Stephen Tong beberapa tahun yang lalu, Ribka akhirnya menanggung akibat dari perbuatannya ini dengan tidak pernah bertemu lagi dengan Yakub sampai ia meninggal
  5. Ribka mengusulkan Yakub untuk pergi ke padan aram sebenarnya demi tidak terjadi pertumpahan darah. Tapi justru inilah prinsip yang dipunyai Abraham

Setelah peristiwa pengiriman Yakub ke padan aram dengan dalih mencari pasangan dilaksanakan, kita melihat sekali lagi bahwa Esau pun mengambil istri dari orang Ismael (menambah jumlah istri yang ia punya). Saat membaca ini, saya betul-betul semakin yakin pandangan yang mengatakan bahwa Esau ini sikapnya sangat “penjilat”. Mungkin bisa dibilang “bertobat” namun rasanya sulit jika secara eksplisit Alkitab menuliskan bahwa ia sekedar menambah istri dari apa yang ia sudah punya, jadinya seperti hendak menenangkan hati ayah dan ibunya semata.

Untuk dari perspektif Yakub, kita bisa bahas di kesempatan lain karena memang setelah ini kitab Kejadian akan berpindah fokus ke Yakub yang hidupnya sangatlah penuh dengan dinamika. Bahkan saya berani bilang bahwa di kehidupan Yakub, kita bisa melihat pembukaan lebih jauh lagi tentang janji Tuhan.

bersambung

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s