Genesis 24 — Ishak dan Ribka

Ribka dan Pelayan Abraham

Saat membaca bagian ini, saya tertarik untuk memperhatikan cara Abraham berbincang dengan pembantunya ini dan juga cara pembantunya ini berdoa. Abraham yang sudah berumur ini tentu sudah sangat akrab sekali pergaulannya dengan Tuhan lewat doa. Hal ini nyata dengan keteguhan hatinya mengetahui rencana Tuhan akan pasangan anaknya sendiri.

Saat ini orang mungkin lebih suka merenungkan tentang rencana Tuhan secara individual tapi melupakan aspek komunal yang sebenarnya juga tetap ada. Ishak menikahi Ribka bukan dengan pergumulan panjang seorang Ribka atau Ishak mengenai pasangan hidupnya. Saya lebih melihatnya sebagai pergumulan Abraham dan juga pergumulan pembantunya, atau setidaknya digambarkan seperti itu oleh Alkitab. Baik pergumulan individual maupun komunal yang disebut, tidak pernah sekalipun lepas dari rencana besar Tuhan yang melingkupi hidup seluruh umatnya. Jadi bergumulah bersama-sama orang yang memang menggumulkan kehendak Tuhan.

Mengomentari bagian ini, saya mempunyai banyak pertanyaan yang belum bisa dijawab sampai saat menulis ini. Mungkin suatu hari nanti bisa dijawab tapi setidaknya saat ini belum karena masih bingung.

  1. Apakah keluarga Nahor – Betuel – Ribka sebenarnya semacam sudah menantikan Abraham untuk mengunjungi mereka meminang Ribka?

    Hal ini saya usulkan karena sepertinya mereka bersemangat sekali saat melihat anak perempuannya tiba-tiba diberikan cincin hidung dan perhiasan berharga lainnya oleh seorang asing. Saya tekankan, oleh seorang asing

  2. Jadi mengapa Ribka mau menolong orang tua kehausan (dan beberapa orang lain pengikutnya) dan juga untanya untuk minum?

    Sekali lagi ini adalah pertemuan seorang gadis dengan seorang asing yang meminta minum. Saya cukup mengerti ulasan bagian ini yang hendak melihat dari sudut pandang karakter Ribka yang agung (kalau menolong, tidak tanggung-tanggung, atau sejenisnya). Tapi apa mungkin ini karena Ribka sendiri takut? Saya tidak tahu

  3. Ribka menolong mengambil air sampai seluruh orang dan unta disitu puas minum, tapi tidak satupun laki-laki yang di rombongan pembantu Abraham menolong.

    Saat saya membaca ini kembali, masih ada pemikiran “Seriously? None of them helped?” Coba bandingkan dengan kisah Musa yang menolong anak perempuan Yetro menimba air.

  4. Lalu tiba-tiba, laki-laki tua ini menyematkan cincin hidung dan perhiasan lainnya, sambil menanyakan siapa keluarga Ribka

    Sejak kecil kita biasa diajari bahwa kalau ada orang asing memberikan permen di jalan, langsung tolak saja karena siapa tahu permen itu diberi obat tidur atau sejenisnya. Sekarang, Ribka tiba-tiba diberikan seluruh perhiasan ini dan orang ini segera sujud syukur berdoa kepada Tuhan setelah tahu bahwa Ribka adalah saudara dari majikannya.

  5. Dan Ribka segera (melakukan hal yang secara umum seharusnya dilakukan sedari awal) lari ke rumahnya menceritakan pengalamannya

    Dan disinilah keanehan terjadi dari pihak keluarga ini terutama Laban yang digambarkan sangat licik di perikop selanjutnya kitab Kejadian

  6. Laban langsung berlari ke tempat pembantu Abraham ini seakan mereka sudah menantikan rombongan ini

    Bagian ini bisa dikaitkan dengan poin pertama di atas. Seakan memang keluarga ini sudah tahu berkat yang diberikan kepada Kakek-Paman mereka yaitu Abraham. Dan juga mereka sudah tahu bahwa Abraham tidak mungkin mau mengambil istri dari keluarga Kanaan karena  justru Abraham dijanjikan akan tanah tersebut. Hal ini bisa dibahas di tempat lain. Jadi intinya, seakan keluarga ini sudah tahu bahwa Ribka adalah salah satu kandidat terkuat untuk pasangan Ishak. Bagian ini saya rasa sudah cukup spekulatif, tapi hal yang tidak spekulatif adalah bahwa kemungkinan besar memang Laban itu mata duitan dan ingin tahu siapa gerangan yang memberikan adiknya perhiasan mahal tersebut.

  7. Dan Ribka pun langsung mau aja menikah sama orang yang tidak dikenal yang bernama Ishak itu

    Kita tidak sedang membicarakan pernikahan paksa disini sebab faktanya Ribka itu diberikan hak jawab mau atau tidak untuk ikut dengan pembantu Abraham tersebut. Jadi disini kita melihat seorang perempuan dewasa yang begitu saja menyatakan mau menikah dengan orang tidak dikenal. So much to say about fantasy in here, let alone love chemistry.

Dan kembali mengomentari tentang doa dari pelayan Abraham ini, saya jadi berpikir jika sebenarnya mungkin pelayan ini sudah merasa ragu akan jawaban Tuhan perihal Ribka. Memang sepertinya jawabannya sudah dijawab setelah Ribka menunjukkan (hal yang orang bilang sebagai) karakter agungnya yang hendak menolong secara utuh. Tapi mungkin pelayan ini malahan jadi ragu setelah melihat kelakuan dari Laban yang sepertinya terasa mata duitan.

Cek bagian ini

Kejadian 24:48-49

Kemudian berlututlah aku dan sujud menyembah TUHAN, serta memuji TUHAN, Allah tuanku Abraham, yang telah menuntun aku di jalan yang benar untuk mengambil anak perempuan saudara tuanku ini bagi anaknya.

Jadi sekarang, apabila kamu mau menunjukkan kasih dan setia kepada tuanku itu, beritahukanlah kepadaku; dan jika tidak, beritahukanlah juga kepadaku, supaya aku tahu entah berpaling ke kanan atau ke kiri.”

Si pelayan sudah merasakan bahwa perjalanannya berhasil di ayat 48, namun tepat di ayat selanjutnya (49) Ia kembali membuka kemungkinan kegagalannya (yang saya baca karena “ilfil” dengan keluarganya Ribka).

Terlepas dari pembacaan saya yang salah atau tepat, sikap pelayan ini sebenarnya sudah sangat bijak. Ia kembali menyerahkan segala tanda yang sudah dipenuhi Tuhan kedalam kehendak Tuhan sendiri.

Amsal 16:1
Manusia dapat menimbang-nimbang dalam hati, tetapi jawaban lidah berasal dari pada TUHAN

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s