Genesis 18 — Tuhan yang Blusukan

Sesudah itu berfirmanlah TUHAN: “Sesungguhnya banyak keluh kesah orang tentang Sodom dan Gomora dan sesungguhnya sangat berat dosanya. Baiklah Aku turun untuk melihat, apakah benar-benar mereka telah berkelakuan seperti keluh kesah orang yang telah sampai kepada-Ku atau tidak; Aku hendak mengetahuinya.”

Kejd 18:20-21

Tuhan yang berjanji itu bukanlah Tuhan yang meninggalkan umatNya. Raja dari segala raja ini juga tidak meninggalkan wilayahNya sekalipun wilayah itu tidak mengakui Dia sebagai raja. Tuhan dan Raja ini sangat peduli pada jeritan orang yang tertindas karena ketidak benaran. Dalam beberapa kesempatan, Ia sendiri yang datang mengunjungi langsung umatNya tersebut.

Banyak dari kita tidak menyadari bahwa Tuhan disini datang dalam rupa manusia yang disebut teofani dalam istilah teologinya. Yohanes mencatat  bahwa tidak ada seorangpun yang pernah melihat Bapa.

Tidak seorangpun yang pernah melihat Allah; tetapi Anak Tunggal Allah, yang ada di pangkuan Bapa, Dialah yang menyatakan-Nya.

Yohanes 1:18

Yang berarti, sosok yang dilihat Abraham disini adalah pribadi Anak Tunggal Allah. Ini bukan Inkarnasi seperti yang di Betlehem sebab setelah peristiwa ini Tuhan tidak selamanya mengambil rupa manusia. Pribadi Anak ini inkarnasi hanya di peristiwa Natal dan untuk selamanya Dia mempunyai dua natur, yaitu natur ilahi dan natur manusiawi.

  1. Tuhan blusukan kepada Abraham dan Sarah

    Ini dalam rangka pemberitahuan kedua perihal kehamilan Sarah. Sebelumnya Tuhan memberitahukan Abraham (klik ini) walau kita tidak mengetahui apakah Sarah mendengarnya atau tidak.

    Dari peristiwa ini, kita bisa lihat bahwa Sarah tertawa dan ditegur Tuhan. Berbeda dengan Abraham yang juga tertawa di peristiwa pemberitahuan sebelumnya namun tidak ditegur Tuhan. Saya membaca teguran ini sebagai bukti bahwa Tuhan menganggap pemberitahuan ini adalah yang kedua kalinya Ia berikan. Sebuah kabar baik yang harus disambut sukacita tawa namun malahan disambut tawa ketidak percayaan. Kita melihat bahwa Tuhan tidak mau berdebat dengan Sarah saat pembicaraan itu Ia tutup dengan ketegasan bahwa Ia sudah melihat Sarah tertawa.

  2. Tuhan blusukan ke Sodom dan Gomora

    Tidak ada yang pernah menyangka bahwa Sodom dan Gomora dikunjungi Tuhan sebelum akhirnya dihancurkan. Memang betul bahwa sosok Teofani disini tidak ikutan ke Sodom dan hanya mengirim dua malaikatNya saja. Namun ini sudah cukup menyatakan bahwa Tuhan peduli dengan apa yang dilaporkan kepadaNya lewat doa dan permohonan.

    Dengan pikiran yang penuh dengan trik-trik dunia politik, kita mungkin saja menganggap bahwa Tuhan hanya peduli saat itu dan untuk penciteraan saja pada Abraham. Dia tidak peduli lagi pada saya saat ini disini. Menurut saya disinilah perlunya kita mengerti peristiwa inkarnasi 2000 tahun yang lalu dan juga peristiwa salib yang terjadi 33.5 tahun kemudian.

    Jika kita sangat mengerti betapa sementaranya efek blusukan para pejabat itu, kita seharusnya bisa lebih bersyukur bahwa blusukan yang dillakukan Tuhan sendiri 2000 tahun yang lalu bukanlah berefek sementara.
    Bahkan, kita bisa melihat bahwa acara apapun yang Tuhan adakan 2000 tahun yang lalu masihlah berlangsung sampai saat ini.

Acara apakah itu?
Acara pemberian kesempatan pertobatan. Dalam acara ini, gereja menjadi perwakilan Tuhan blusukan ke dunia sampai saat ini. Gereja tidak ditinggal sendiri melainkan ditemani oleh Tuhan sendiri yang turun. Allah Roh Kudus, pribadi ketiga, ini sendiri yang turun dan tetap blusukan di dunia sampai saat ini.

Maukah saudara?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s