1 Petrus 3:3-6 — Mungkin keluarga dari koruptor itu juga sebenarnya suka dengan korupsi

korupsi

1 Petrus 3:3-6

Perhiasanmu janganlah secara lahiriah, yaitu dengan mengepang-ngepang rambut, memakai perhiasan emas atau dengan mengenakan pakaian yang indah-indah,

tetapi perhiasanmu ialah manusia batiniah yang tersembunyi dengan perhiasan yang tidak binasa yang berasal dari roh yang lemah lembut dan tenteram, yang sangat berharga di mata Allah.

Sebab demikianlah caranya perempuan-perempuan kudus dahulu berdandan, yaitu perempuan-perempuan yang menaruh pengharapannya kepada Allah; mereka tunduk kepada suaminya,

sama seperti Sara taat kepada Abraham dan menamai dia tuannya. Dan kamu adalah anak-anaknya, jika kamu berbuat baik dan tidak takut akan ancaman.

Saya ingin membagikan sharing seorang teman yang bersekolah di theological schoolnya Oxford. Dia berasal dari korea selatan dan ke Oxford untuk menyelesaikan studi S3 nya ditemani istrinya. Dia mengatakan bagian ayat ini sebenarnya batasan minimum sebab contoh yang digunakan Petrus adalah Sara yang terkenal sangat “tidak ideal” sekali dalam karakternya sebagai wanita.

Teman saya ini “komplain” mengapa Petrus hanya ambil satu bagian kecil saja dan melupakan bagian lain yang pernah kita bahas disini mengenai sifat Sara. (bossy, naggy, blaming others etc). — pertama saya sangat terkejut bahwa pembahasan kami waktu itu sangat bertepatan dengan saya sedang membahas Sara.

Ia menyimpulkan berarti ini hanya sekedar batas minimum sebab Sara yang disebut sebagai contoh. Saya sendiri sebenarnya lebih cenderung melihat kemungkinan ada peningkatan di karakter Sara, namun pendapat teman saya ini juga sangat mungkin.

Ia mengatakan bahwa istri diberikan batasan minimum sebab Allah tahu kerusakan apa yang bisa diperbuat seorang perempuan terhadap lelaki. Saya juga terpikir bahwa kutukan kepada perempuan di Kejadian 3 di bawah

… namun engkau akan berahi kepada suamimu dan ia akan berkuasa atasmu.

adalah sebenarnya bentuk “belas kasihan” Tuhan juga terhadap laki-laki sampai Tuhan perlu menambahkan “suami akan berkuasa atasmu”. Saya jadi tertegun jika Tuhan tidak mengatakan itu, apa yang akan terjadi? Berarti relasi manusia sama sekali rusak di hadapan Allah.

Mungkin saat ini banyak perempuan yang mulai melihat “kok Alkitab sensi sama perempuan sih?

Menurut saya sebenarnya ini malah sebagai peneguhan Alkitab sendiri bahwa suami dan istri itu sama-sama punya kuasa menghancurkan satu sama lain. Memang Petrus mengatakan istri itu “weaker vessel” yang memang demikianlah fisik perempuan tidak sekuat lelaki. Namun, di hadapan Tuhan keduanya setara dan tidak timpang. Jadi bukan hanya suami bisa menekan istri dan menghancurkannya, istripun bisa berkuasa menaklukan suami dan menghancurkannya. Maka dari itu perlu penebusan dalam relasi dan Tuhan memberikan instruksi kepada laki-laki dan perempuan.

Saya lalu jadi melanjutkan perenungan saya ke para koruptor yang masih meraja rela dimanapun di  Indonesia dan di dunia juga. Ada benarnya mungkin, bahwa para koruptor itu tetap korupsi karena (salah satunya) tuntutan istri mereka yang hendak mengepang-ngepang rambut, memakai perhiasan emas atau dengan mengenakan pakaian yang indah-indah seperti kata Petrus.

Dan mungkin sekali juga para istri itu ingin demikian karena mereka sudah diperbudak oleh “kecantikan” dan “tekanan sesama” yang sebenarnya isu lain yang perlu ditangani bersama-sama oleh suami dan istri. Petrus sudah memberikan solusinya, ngomong-ngomong. Bahwa kecantikan haruslah dari dalam dari perhiasan yang tidak binasa yang berasal dari roh yang lemah lembut dan tenteram

Dan semua itu sangat berharga di mata Allah

ps: Ini artinya tugas suami lebih berat lagi dari ketimbang mengeluarkan uang untuk perawatan istri. Suami dituntut untuk membuat istri itu layak ditampilkan di hadapan Allah tanpa cacat cela … sebab bermandikan Firman yang dilakukan setiap hari. What a whole new paradigm to be worked together?

ps lagi: saya tidak bilang bahwa laki-laki tidak ada motifnya untuk korupsi. jelas yang saya tulis ini cuma satu faktor dan sangat mungkin faktor yang sering terlupakan. faktor lain juga bisa dari anak-anak mereka yang suka dapat uang korupsi juga. keluarga mereka mungkin juga, dan daftarnya bisa diperpanjang.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s